Gorontalo Utara — Universitas Ichsan Gorontalo Utara mencatat prestasi di tingkat nasional. Sebanyak 12 dosen UIGU lolos hibah penelitian dan pengabdian Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2026.
Capaian ini patut mendapat perhatian karena diraih di tengah persaingan nasional yang sangat ketat. Dari 83.284 usulan, hanya 13.028 proposal yang didanai, dengan total pendanaan mencapai Rp1,043 triliun. Di tengah kompetisi tersebut, 12 dosen UIGU berhasil menembus pendanaan nasional.
Rektor Universitas Ichsan Gorontalo Utara, Dr. Fatmah M. Ngabito, S.Ip., M.Si, menegaskan bahwa capaian ini menunjukkan dosen UIGU mampu bersaing di tingkat nasional.
“Keberhasilan ini membuktikan bahwa dosen-dosen UIGU memiliki kualitas akademik, gagasan yang kuat, dan kemampuan menyusun proposal yang kompetitif. Ini adalah prestasi yang harus dijaga dan terus ditingkatkan,” tegas Rektor.
Menurut Rektor, keberhasilan ini tidak datang secara kebetulan. Capaian tersebut lahir dari penguatan arah riset institusi yang dibangun secara terencana. Melalui LPPM, UIGU telah menyusun roadmap penelitian yang sejalan dengan Rencana Induk Riset Nasional, mendukung arah kebijakan pembangunan dalam Astacita Presiden, dan berpijak pada kebutuhan daerah. Roadmap tersebut menjadi pijakan dalam mengarahkan tema dan fokus penelitian dosen agar tidak berjalan parsial, tetapi terhubung dengan agenda strategis nasional sekaligus responsif terhadap persoalan riil di daerah. Dengan arah itu, penelitian dosen UIGU tidak hanya berorientasi pada luaran akademik, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi pembangunan.
Berdasarkan putusan Direktorat DPPM Kemendiktisaintek, dua dosen UIGU lolos pada skema Penelitian Fundamental, yaitu Afriana Lomagio, S.E., M.Ak dan Fitrianti, S.E., M.Ak.
Sementara itu, 10 dosen lainnya lolos pada skema Penelitian Dosen Pemula, yaitu Endah Rizki Ekwanto, S.H., M.H, Marlin Lasena, S.Kom., M.Kom, Suparti Uno, S.E., M.Si, Zufrianto K. Dunggio, S.Si., M.Kom, Nurbaiti Siti Masita, S.E., M.Ak, Agustina Watt U Gubali, S.H., M.H, Rizkiyanto Ibrahim, S.Pd., M.Si, Nurannisa D. Paemo, S.Kom., M.Kom, La Diu Sami, S.E., M.M, dan Rusni Harun, S.Kom., M.Kom.
Rektor menegaskan, capaian ini bukan akhir. UIGU akan terus memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas proposal, dan mendorong dosen menghasilkan penelitian yang berdampak.
“UIGU harus hadir dengan riset yang kuat, relevan, dan memberi solusi. Keberhasilan ini harus menjadi pemicu untuk melahirkan lebih banyak penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat, daerah, dan kepentingan nasional,” ujar Dr. Fatmah M. Ngabito.
UIGU juga berkomitmen memperkuat pendampingan proposal, kapasitas dosen, dan tata kelola penelitian. Targetnya jelas, yaitu meningkatkan daya saing akademik dan memperbesar jumlah penerima hibah nasional pada tahun-tahun berikutnya.Keberhasilan 12 dosen ini menegaskan bahwa UIGU terus bergerak maju sebagai perguruan tinggi yang kompetitif, produktif, dan serius membangun tradisi akademik yang kuat.
