PenGorontalo Utara – Universitas Ichsan Gorontalo Utara bersama Stasiun Geofisika Kelas II Gorontalo membangun kolaborasi dalam penguatan edukasi kebencanaan dan mitigasi gempa bumi melalui kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi Gorontalo yang dilaksanakan di lingkungan kampus Unisan Gorontalo Utara.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan literasi kebencanaan bagi civitas akademika, khususnya dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah Gorontalo dan sekitarnya.
Selain pelaksanaan Sekolah Lapang Gempa Bumi, agenda tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Unisan Gorontalo Utara dan BMKG Gorontalo sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun sinergi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan kapasitas mitigasi bencana di lingkungan kampus.
Rektor Dr. Fatmah M. Ngabito, S.Ip., M.Si menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi bersama BMKG menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan kebencanaan di lingkungan perguruan tinggi.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi yang dilaksanakan oleh BMKG Gorontalo di Universitas Ichsan Gorontalo Utara. Kegiatan ini memberikan edukasi yang sangat penting bagi mahasiswa, dosen, maupun seluruh civitas akademika terkait mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kerja sama tersebut diharapkan dapat melahirkan berbagai program berkelanjutan yang mampu memperkuat kapasitas kampus dalam bidang kebencanaan.


Melalui kolaborasi ini, Unisan Gorontalo Utara dan BMKG Gorontalo diharapkan dapat menciptakan lingkungan kampus yang lebih tangguh terhadap bencana sekaligus menjadi pusat edukasi mitigasi kebencanaan bagi masyarakat luas.
Penulis:
F38r4h
