Gorontalo Utara – Sejumlah dosen dari Universitas Ichsan Gorontalo Utara berpartisipasi aktif dalam Workshop Collaborative Research Proposal yang diselenggarakan oleh KONEKSI (Knowledge Partnership Platform Australia-Indonesia) bersama JiKTI Gorontalo (Jaringan Peneliti Indonesia Timur). [Selasa, 25 Februari 2026].
Kegiatan yang berlangsung secara intensif ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas para akademisi dalam menyusun proposal penelitian kolaboratif yang kompetitif di tingkat internasional, sekaligus membangun jejaring riset antara Indonesia dan Australia.
Kelima dosen yang mewakili Universitas Ichsan Gorontalo Utara dalam workshop tersebut adalah:
1. Dr. Fatmah M. Ngabito, S.Ip., M.Si
2. Dr. Parmin Ishak, S.Akun., M.Ak
3. Dr. Nur Lazimatul Hilma Sholehah, S.Akun., M.Ak
4. Nurjana Suleman, S.Ei., M.Ak
5. Rapika Anwar, S.Akun., M.Ak
Partisipasi dalam workshop ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Ichsan Gorontalo Utara dalam meningkatkan kualitas sumber daya dosen, khususnya dalam bidang riset dan publikasi ilmiah. Dengan mengikuti agenda bergengsi yang difasilitasi oleh KONEKSI dan JiKTI, para dosen diharapkan mampu menghasilkan proposal-proposal riset yang tidak hanya inovatif, tetapi juga berdampak luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Keikutsertaan para dosen ini menunjukkan tingginya antusiasme dan semangat akademisi Gorontalo Utara dalam mengembangkan kapasitas riset, khususnya di bidang ilmu sosial, pemerintahan, dan ekonomi.
Rektor Universitas Ichsan Gorontalo Utara, Dr. Fatmah M. Ngabito, S.Ip., M.Si menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para dosen yang telah berpartisipasi aktif dalam workshop ini.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif KONEKSI dan JiKTI Gorontalo yang telah memfasilitasi kegiatan peningkatan kapasitas riset bagi para dosen. Universitas Ichsan Gorontalo Utara berkomitmen penuh untuk terus mendorong pengembangan riset dan inovasi sebagai bagian dari visi menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing di kawasan Indonesia Timur,” ujarnya.
KONEKSI sendiri merupakan platform kemitraan pengetahuan yang didukung oleh Pemerintah Australia dan Indonesia, yang bertujuan untuk mendorong riset kolaboratif serta inovasi inklusif. Sementara JiKTI Gorontalo hadir sebagai wadah bagi para peneliti di kawasan timur Indonesia untuk bersinergi dan mengembangkan riset-riset strategis.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa partisipasi dalam workshop ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem riset di lingkungan kampus.
“Kami tidak hanya bangga, tetapi juga melihat ini sebagai momentum penting bagi para dosen untuk memperluas wawasan dan jejaring internasional. Melalui kolaborasi dengan peneliti Australia dan berbagai perguruan tinggi lainnya, kami yakin dosen Universitas Ichsan Gorontalo Utara mampu menghasilkan proposal-proposal riset berkualitas yang tidak hanya berdampak pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi permasalahan masyarakat Gorontalo, khususnya di bidang tata kelola pemerintahan, akuntansi, dan pembangunan ekonomi daerah,” tegasnya.
Dengan mengikuti workshop ini, para dosen Universitas Ichsan Gorontalo Utara diharapkan mampu menghasilkan proposal-proposal riset berkualitas yang siap diajukan ke berbagai skema pendanaan, baik nasional maupun internasional. Lebih dari itu, kolaborasi ini diharapkan mampu membuka peluang bagi mahasiswa untuk terlibat dalam riset-riset bergengsi dan memperluas wawasan akademik mereka. Universitas Ichsan Gorontalo Utara berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan riset dan inovasi sebagai bagian dari visi menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing di kawasan Indonesia Timur, sejalan dengan semangat KONEKSI untuk mendukung kemitraan pengetahuan antara Australia dan Indonesia guna menghasilkan solusi berbasis pengetahuan untuk kebijakan dan teknologi yang inklusif dan berkelanjutan.
Penulis:
Febrah


