Detail kabar
Kembali
Implementasi Pembelajaran Lapangan, Prodi Agroteknologi Unisan Gorut Kunjungi BMKG Bone Bolango
Posted 19 jam yang lalu
Share

Dalam rangka meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap penerapan ilmu di lapangan, Program Studi Agroteknologi Universitas Ichsan Gorontalo Utara (Unisan Gorut) melaksanakan kegiatan praktik lapangan pada mata kuliah Agroklimatologi di BMKG  Bone Bolango, Senin (27/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Prodi Agroteknologi di bawah bimbingan dosen pengampu mata kuliah sekaligus Ketua Program Studi, Afrianti Ngabito, S.P., M.Si. Praktik lapangan ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang bertujuan menghubungkan teori yang diperoleh di ruang kelas dengan kondisi nyata di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh penjelasan langsung dari pihak BMKG terkait berbagai aspek agroklimatologi, mulai dari pengamatan unsur-unsur iklim, pengolahan data klimatologi, hingga pemanfaatan informasi iklim dalam sektor pertanian. Selain itu, mahasiswa juga berkesempatan melihat secara langsung peralatan pengamatan cuaca dan proses kerja di stasiun klimatologi.

Afrianti Ngabito, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat kompetensi mahasiswa, khususnya dalam memahami peran faktor iklim terhadap produktivitas pertanian. Menurutnya, pembelajaran lapangan seperti ini memberikan pengalaman nyata yang tidak dapat diperoleh hanya melalui teori di kelas.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami secara komprehensif hubungan antara iklim dan sistem pertanian, serta mampu mengaplikasikan ilmu agroklimatologi dalam mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat peran BMKG dalam menyediakan data dan informasi iklim yang akurat dan dapat dimanfaatkan oleh berbagai sektor, termasuk pertanian.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Prodi Agroteknologi Unisan Gorut terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan proses pembelajaran yang adaptif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya di bidang pertanian berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

 

Foto terkait