GORONTALO UTARA — Suasana berbeda terlihat dalam pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Mahasiswa Semester VI Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Sosial dan Keguruan Universitas Ichsan Gorontalo Utara. Melalui Mata Kuliah Pembelajaran Budaya Daerah, para mahasiswa menampilkan beragam tarian tradisional dan busana adat daerah sebagai bentuk ujian praktik yang kreatif, edukatif, dan sarat nilai budaya.
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi bukti nyata komitmen Program Studi PGSD dalam mengintegrasikan pelestarian budaya lokal ke dalam proses pembelajaran. Mahasiswa tampil percaya diri dengan mengenakan pakaian adat dan menampilkan gerakan tari tradisional yang memukau di hadapan dosen penguji dan peserta lainnya.

Tidak hanya menjadi ajang penilaian akademik, kegiatan tersebut juga menjadi wadah pengembangan kreativitas, kerja sama tim, serta penguatan karakter mahasiswa dalam mencintai warisan budaya bangsa. Berbagai penampilan yang ditampilkan mahasiswa mendapat apresiasi dari para dosen dan tamu yang hadir karena mampu menghadirkan nuansa budaya yang kental dan penuh semangat kebersamaan.

“Kegiatan ini sangat positif karena mahasiswa tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga mampu mengimplementasikan pembelajaran budaya daerah secara langsung melalui penampilan seni dan tari tradisional. Ini menjadi langkah penting dalam melestarikan budaya daerah sekaligus membentuk karakter calon guru yang kreatif dan inovatif,” ujarnya.

Pelaksanaan UAS berbasis budaya daerah tersebut berlangsung penuh antusias dan menjadi salah satu bentuk inovasi pembelajaran yang menarik serta inspiratif di lingkungan akademik Universitas Ichsan Gorontalo Utara.
Penulis:
F38r4h