Detail kabar
Kembali
Universitas Ichsan Gorontalo Utara Gelar Academic Study Visit ke Lab AIMP Unhas, Perkuat Tata Kelola Laboratorium dan Inovasi Pembelajaran
Posted 4 hari yang lalu
Share

Makassar — Universitas Ichsan Gorontalo Utara (UIGU) melaksanakan benchmarking ke Laboratorium Artificial Intelligence Multimedia Processing (AIMP), Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mempelajari praktik baik pengelolaan laboratorium, manajemen mahasiswa, serta pengembangan pembelajaran berbasis proyek hingga menghasilkan prototipe.

Kunjungan dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Komputer dan Sains UIGU, Fitriyanti Suleman, S.SI., M.Kom., dan diterima oleh Kepala Laboratorium AIMP, Prof. Dr. Ir. Indrabayu, S.T., M.T., M.Bus.Sys., IPM, ASEAN Eng.

Salah satu perhatian utama dalam kegiatan ini adalah bagaimana Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) diterjemahkan menjadi proyek mahasiswa. Pembelajaran tersebut menekankan pentingnya keterkaitan antara CPL, Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), bentuk penugasan, dan penilaian agar kompetensi mahasiswa dapat diukur melalui proses serta hasil pekerjaan yang nyata.

Melalui pembelajaran berbasis proyek, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan mengidentifikasi masalah, merancang solusi, menerapkan pengetahuan, dan mengevaluasi hasil. Proses pembelajaran kemudian diarahkan untuk menghasilkan prototipe yang dapat didemonstrasikan, diuji, dan disempurnakan.

Selain aspek pembelajaran, rombongan UIGU turut mempelajari pengelolaan laboratorium. Aspek ini menjadi penting karena keberadaan fasilitas perlu didukung tata kelola yang mampu menunjang kegiatan praktikum, penelitian, dan pengembangan karya mahasiswa secara berkelanjutan.

Pengalaman tersebut memberikan bahan pembelajaran bagi UIGU dalam menata pemanfaatan fasilitas, pengaturan kegiatan, serta pembagian tanggung jawab pengelolaan laboratorium. Laboratorium diharapkan semakin berperan sebagai ruang akademik yang produktif bagi dosen dan mahasiswa.

Manajemen mahasiswa juga menjadi bagian penting yang dipelajari dalam benchmarking ini. Perhatian pada aspek tersebut berkaitan dengan bagaimana keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan laboratorium dapat dikelola secara terarah dan mendukung pencapaian kompetensi mereka.

Bagi UIGU, pembelajaran mengenai manajemen mahasiswa menjadi referensi untuk mengembangkan pola pembinaan, pembagian peran dalam tim, pemantauan kemajuan proyek, serta evaluasi hasil pekerjaan. Pengelolaan yang baik diharapkan dapat membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, dan kemampuan bekerja sama.

Dekan Fakultas Ilmu Komputer dan Sains UIGU, Fitriyanti Suleman, S. SI., M.Kom., menekankan pentingnya menghubungkan pembelajaran dengan karya nyata mahasiswa.

“Melalui benchmarking ini, kami belajar bagaimana CPL diterjemahkan menjadi proyek pembelajaran hingga menghasilkan prototipe yang dapat diuji. Praktik baik ini akan menjadi referensi untuk mengembangkan pembelajaran di Fakultas Ilmu Komputer dan Sains UIGU, agar mahasiswa mampu menerapkan ilmunya dalam karya yang menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Fitri.

Pengalaman dari Laboratorium AIMP menjadi masukan bagi UIGU untuk memperkuat penerapan pendidikan berbasis capaian atau Outcome-Based Education (OBE). Keselarasan antara kurikulum, proses pembelajaran, pengelolaan laboratorium, dan pembinaan mahasiswa menjadi fondasi penting dalam menghasilkan kompetensi lulusan yang terukur.

Hasil benchmarking diharapkan dapat ditindaklanjuti secara bertahap sesuai dengan kebutuhan program studi dan kapasitas institusi. Melalui kegiatan ini, Universitas Ichsan Gorontalo Utara juga berharap dapat memperkuat jejaring akademik dengan Universitas Hasanuddin serta membuka peluang kolaborasi dalam pendidikan, penelitian, dan pengembangan teknologi.

Foto terkait