
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Ichsan Gorontalo Utara, Dr. Fatmah M. Ngabito, S.IP., M.Si. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim, mitra perguruan tinggi, peserta, serta unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Rektor juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola birokrasi yang responsif gender agar dapat diwujudkan melalui kebijakan, program, dan pelayanan publik yang memperhatikan kebutuhan masyarakat secara adil dan proporsional. Melalui forum tersebut, diharapkan muncul berbagai gagasan, masukan, dan rekomendasi yang dapat mendukung peningkatan kualitas tata kelola serta kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama lintas institusi yang melibatkan Universitas Ichsan Gorontalo Utara, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Ichsan Gorontalo, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghasilkan solusi berbasis kajian akademik terhadap berbagai persoalan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sesi FGD, peserta dan tim mendiskusikan berbagai aspek mengenai tata kelola birokrasi responsif gender, mulai dari kondisi dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah hingga kebutuhan pengembangan model tata kelola yang lebih adaptif dan inklusif. Forum ini juga menjadi sarana untuk menghimpun informasi, pandangan, serta pengalaman dari berbagai pihak sebagai bahan dalam merumuskan rekomendasi yang sesuai dengan kondisi daerah.
Melalui kegiatan ini, Universitas Ichsan Gorontalo Utara berharap FGD dapat menghasilkan masukan yang bermanfaat bagi pengembangan model tata kelola birokrasi responsif gender untuk peningkatan kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komitmen universitas dalam menjalankan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi lintas perguruan tinggi dan pemerintah daerah yang berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.